Scrol ke Bawah
Example 120x600
Example 120x600
Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Wali Kota Risma Paparkan Berbagai Indikator KLA yang Diterapkan Di Surabaya Di Forum UNICEF

×

Wali Kota Risma Paparkan Berbagai Indikator KLA yang Diterapkan Di Surabaya Di Forum UNICEF

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menjadi pembicara di forum Unicef
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menjadi pembicara di forum Unicef

Surabaya, cakrawalanews.co – Beberapa indikator menjadi Kota Layak Anak (KLA) yang telah diterapkan di Kota Surabaya dipaparkan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menjadi pembicara di forum United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) – Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang bertajuk Child Friendly Cities Summit. Acara tersebut digelar selama tiga hari 15 – 17 Oktober di Kota Cologn, Jerman.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menjadi pembicara di forum Unicef
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menjadi pembicara di forum Unicef

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma berbicara di hari kedua pada Rabu (16/10/2019), dalam sesi pleno Building Child Responsive Cities and Communities. Dalam forum tersebut, Wali Kota Risma membahas berbagai indikator menjadi Kota Layak Anak (KLA) yang telah diterapkan di Kota Surabaya.

Sponsor

Berbagai indikator itu adalah suatu kota harus memastikan hak atas pendidikan anak-anak. Di Kota Surabaya, Pemkot Surabaya menyediakan pendidikan gratis dari taman kanak – kanak (TK) sampai sekolah menengah pertama (SMP). Selain itu, pemkot menyediakan bus sekolah untuk antar jemput mereka (para pelajar). “Kami fasilitasi bus sekolah untuk mendukung mobilitas anak-anak dari rumah ke sekolah setiap harinya,” kata Wali Kota Risma dalam paparannya.

Menarik Dibaca:  Pemkot Surabaya Sosialisasikan Pembatasan Gawai demi Tangkal Radikalisme dan Konten Negatif pada Anak

Selain itu, pemkot juga memfasilitasi beasiswa bagi siswa yang berprestasi. Hingga saat ini, sudah sekitar 1.600 siswa yang mendapat beasiswa itu. Mereka pun juga diberi perlengkapan sekolah gratis, seragam, buku, dan ada pula bantuan sepeda. “Kami juga rutin mengirimkan guru dan siswa ke luar negeri untuk saling bertukar pengalaman dan pelatihan,” kata dia.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 300x600