
Palembang, Cakrawalanews.co – Aktivitas masyarakat di Kota Palembang dan sekitarnya lumpuh akibat serbuan kabut asap tebal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (14/10/2019). Kelumpuhan aktivitas tampak di Sungai Musi.
“Kami semua bersandar dulu, kalau jalan kami takut nabrak. Ini yang terparah dari tahun 2019,” kata seorang sopir kapal barang (Serang), Rudi di dermaga Ampera.
Sebagai seorang serang, Rudi mengaku sangat berisiko jika harus beraktivitas pagi ini. Selain jarak pandang terbatas, dia juga tidak bisa mempercepat laju speed boat.
“Kita nggak bisa cepat. Sebarang sungai Musi aja kita nggak tahu, jadi bagaimana mau bersandar nanti. Berisikolah kalau mau tetap cari penumpang,” tegas Rudi.
Rudi menyebut kabut asap sebelumnya hanya berlangsung hingga pukul 07.00 WIB. Namun kali ini kabut asap masih pekat hingga pukul 08.30 WIB.












