Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil kajian yang dilakukan ahli geologi menyatakan, bahwa dahulu lokasi tersebut merupakan bekas sumur pengeboran minyak dan gas zaman Belanda. Bahkan, di beberapa wilayah Surabaya dahulu juga banyak ditemukan bekas sumur serupa.
“Sebetulnya kalau mau, Surabaya ini kaya (gas alam), cuman kan masalahnya sudah padat (permukiman) penduduk. Ini (Surabaya) sebetulnya banyak minyaknya,” ujarnya.(hdi/cn02)












