Cakrawala JatimHeadline

Dukung Swasembada, Balitbangtan Kenalkan Teknologi Proliga Cabai Lahan Kering

×

Dukung Swasembada, Balitbangtan Kenalkan Teknologi Proliga Cabai Lahan Kering

Sebarkan artikel ini

Penampilan Ciko yang khas “pendekar” (pendek dan kekar), tidak membutuhkan tali penyangga dan lebih toleran terhadap organisme pengganggu tanaman (OPT) dibandingkan varietas eksisting.

Pertumbuhan Ciko didampingi teknologi proliga memperlihatkan hasil mengagumkan walaupun ditanam di lahan kering. Varietas Ciko dengan teknologi proliga diprediksi bisa menghasilkan buah lebih dari 1,5 kg per tanaman, sedangkan hasil rata-rata petani umumnya hanya 0,8-1 kg per tanaman.

Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar Wawan Widianto saat berkunjung dan mengadakan pertemuan dengan peneliti, penyuluh, dan petani.

“Saya berharap teknologi proliga cabai ini bisa dikembangkan secara luas untuk cabai merah dan cabai rawit di wilayah lainnya di Blitar dengan pendampingan dan pengawalan dari BPTP Balitbangtan Jatim,” ungkapnya.

Tantangannya yang masih terus diupayakan adalah bagaimana petani mau mengadopsi teknologi budidaya cabai yang sudah tersedia dengan mudah untuk meningkatkan produktivitas cabai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *