“Saya mengapresiasi kata sambutan dari Pangdam V/Brawijaya bahwa TNI lahir dan dibesarkan di tengah-tengah rakyat. Karena hakekatnya itulah jatidiri TNI. Apalagi dalam sejarahnya, TNI berasal dari Tentara Rakyat Indonesia,” terang politisi yang akrab disapa Gus Sadad ini.
Menurutnya, Kota Surabaya khususnya dan Jatim pada umumnya adalah kota dan provinsi penting dalam sejarah perjuangan bangsa ini. Saat usia kemerdakaan RI baru seumur jagung, Kemerdekaan kita diuji dengan kedatangan sekutu pimpinan Inggris ke kota Surabaya. Inggris datang sebagai pemenang Perang Dunia II. Tapi karena TNI dan Rakyat membuktikan kekuatannya, mereka bisa berhasil memukul mundur sekutu. “Itulah sebabnya sampai saat ini Jatim dan Surabaya tetap menjadi wilayah penting pertahanan RI,” paparnya Sadad dalam rilis tertulisnya kepada Kominfo Jatim, Minggu (6/10).












