Cakrawala EkonomiCakrawala Jatim

Pelaksanaan Tol Laut Perlu Pengawasan Antar Instansi

×

Pelaksanaan Tol Laut Perlu Pengawasan Antar Instansi

Sebarkan artikel ini

Budi Alfian, salah satu pengguna tol laut di Surabaya, mengatakan selain tarif tol laut yang masih terbilang mahal, slot atau ruang kapal juga tak mudah didapat karena selalu sudah penuh saat pemesanan. Lalu, ada juga perbedaan tarif antara perusahaan pelayaran dengan perusahaan ekspedisi (EMKL).

Misalnya, tarif dry countainer tujuan Agats dari Surabaya, perusahaan pelayaran menetapkan biaya Rp3.327.500, sedangkan perusahaan ekspedisi sebesar Rp15 juta.

Perbedaan mencolok juga terjadi antara tarif tol laut dengan tarif regular. Tarif resmi regular berkisar antara Rp7 juta hingga Rp8 juta, sedangkan tarif tol laut di rute sama, yang semestinya jauh lebih murah karena disubsidi, ternyata jauh lebih besar.

Staf ahli Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jatim Jamhadi juga sependapat perlunya semua pemangku kepentingan program tol laut bertemu untuk mengevaluasi pelaksanaannya.

“Evaluasi ini juga ini untuk menguatkan kembali tujuan tol laut dan mengefektifkan dana subsidi yang digelontorkan untuk tol laut,” katanya. (wan/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *