Hal sama dikatakan Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Laila Mufidah, dimana menurutya, ditunjukya dirinya untuk duduk dikursi pimpinan oleh PKB merupakan amanat dan tugas yang tidak ringan. Oleh karena itu dirinya siap mengemban amanat dan aspirasi masyarakat Surabaya selama masa kepemimpinannya di DPRD Surabaya untuk lima tahun ke depan.
“Ini tugas yang harus saya emban. sebagai kader saya siap dan siap meyalurkan aspirasi masyarakat seluruh Surabaya,” katanya.
Wakil ketua DPRDSurabaya lainya Reni Astuti menegaskan usai ditetapkan secara definitif pihaknya langsung bekerjas dan menyiapkan alat kelengkapan dewan. Ini dilakukan agar DPRD Surabaya bisa segera bekerja sesuai tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) yang diemban.
Sementara Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra. A H Thony menegaskan usai pelantikan pihaknya akan langsung membahas sejumlah alat kelenkapan DPRD.
” Alat Kelengkapan DPRD mutlak dilakukan secepatnya. mengingat pembahasan APBD 2020 sudah sangat mendesak untuk dibahas. Diharapkan. dengan terbentuknya AKD maka pembahasan APBD akan segera dilakukan sesuai jadwal. Pihak DPRD Surabaya sendiri menargetkan APBD dapat dibahas pada November dan bisa disahkan pada November bertepatan dengan hari Pahlawan ” pungkasnya. (adv/hdi)











