Dengan memberikan power bank gratis kepada anggota Muslimat NU yang dipilih acak, ia berharap benda pengisi daya listrik untuk ponsel android bisa menstimulasi ibu-ibu yang hadir untuk aktif memanfaatkan peluang pasar dagang/bisnis di pasar daring.
Tak sekedar menawarkan produk-produk hasil kerajinannya secara virtual atau daring, namun juga berani bersaing dengan produk-produk lain di dunia maya.
“Kebetulan beberapa e-commerce yang telah memiliki platform unicorn, termasuk dexacorn, kami sudah ada proses kerjasama pelatihan di beberapa daerah,” kata Khofifah menanggapi pertanyaan wartawan tentang strategi Muslimat NU dalam menyiapkan sumberdaya manusianya di era revolusi industri 4.0.
Tak berhenti di situ, Khofifah mengatakan Muslimat NU juga tengah menyiapkan peluncuran aplikasi digital untuk pengembangan ekonomi umat.
“Mungkin Insyaallah November ini, kami sedang menyiapkan itu. Aplikasi digital untuk ekonomi Muslimat (NU). Di Rakernas (Muslimat NU), akhir November mendatang,” kata Khofifah.



