Dijelaskan, pemerintah mempunyai komitmen untuk membangun konektivitas di antara kawasan-kawasan industri. Harapannya dapat tercapai efisiensi dan efektifitas dari seluruh industri, hulu hilir terutama yang berbasis kawasan itu bisa dimaksimalkan di Jatim. Konektivitas antar kawasan industri salah satu yang menjadi prioritas seperti konektivitas rencana pembangunan Jalan Tol antara Manyar – Tuban .
Lebih lanjut disampaikannya, saat ini pemprov Jatim bersama Kemenko Perekonomian dan beberapa kementerian teknis secara intensif menajamkan perencanaan pengembangan industri di Jatim. Pemprov sedang mendetailkan termasuk mengundang beberapa bupati/walikota untuk mengkonfirmasi perencanaan yang hampir final itu agar semua kepentingan terangkum.
Gubernur berharap bahwa ini semua akan menjadi masterplan yang bisa diakses oleh banyak pihak terutama ketika investor yang akan masuk ke Jatim. Melalui masterplan yang disusun tersebut, para investor bisa mengetahui titik-titik yang disiapkan untuk area industri, titik koordinatnya, sehingga investor bisa menentukan titik mana yang akan menjadi sasaran investasinya. “Saya berharap bahwa itu menjadi semacam blueprintnya pembangunan perindustrian di Jatim setelah itu kami susun road map sampai quick win,” harapnya.



