Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas Kekerasan yang dialami Jurnalis LKBN Antara, Darwis Fatir.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk duka terhadap kekerasan yang dialami jurnalis saat menjalankan tugas peliputan.
Dalam aksinya wartawan Surabaya juga meminta Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian bertanggung jawab dan mengusut tuntas kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi kemarin di Makassar.



