“Dan apa keinginan dari adik-adik untuk bertemu dengan pimpinan DPR sudah kita mediasi. Beberapa kali bertemu hanya kemarin tidak mau bertemu, permintaannya supaya ketua DPR berada di tengah-tengah massa untuk menyampaikan,” katanya.
“Karena niat baik kita untuk berikan toleransi ini disalahgunakan maka nanti kami lakukan penyekatan-penyekatan tentunya pengamanan ini terhadap adik-adik mahasiswa kalau ada unjuk rasa kembali karena kita udah cukup toleransi dan apabila lakukan tindakan-tindakan anarkis kami akan tegas,” sambunya.
Gatot menambahkan, penyampaian pendapat di muka umum diatur dalam undang-undang. Namun ia mengimbau seyogyanya aksi itu dilakukan dengan tertib.
“Aspirasi boleh disampaikan, unras boleh disampaikan, tapi saya yakin betul adik-adik mahasiswa adalah mahasiswa yang cerdas, lakukan dengan cara-cara cerdas, elegan dan tentunya sesuai ketentuan peraturan yang ada,” tandasnya.(dtc/ziz)



