Namun demikian, kata dia, untuk mencapai target tersebut bukan perkara mudah. Indonesia harus bisa keluar dari perangkap kelas menengah (middle-income trap).
“Kunci dari keberhasilan semua itu adalah pendidikan untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Sehingga kita mampu menghadapi tantangan global dalam rangka berkompetisi dan merealisasikan upaya yang telah diprediksi bahwa Indonesia akan masuk empat ekonomi besar dunia,” kata Hadi.
Hadi mengungkapkan, bonus demografi yang ada sekarang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena bonus demografi itu tidak setiap dekade bisa menerimanya. Dalam satu putaran hanya satu, seperti negara-negara yang lain.
Hadi juga memaparkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, yaitu sampai dengan tahun 2030-2036 bonus demografi harus terserap dengan baik. Bila tidak maka akan menjadi bencana demografi, di mana generasi angkatan produktif tidak mampu bekerja menggenjot perekonomian, tetapi justru menjadi beban generasi tua yang sudah tidak produktif lagi.
“Akibatnya, produktivitas menurun, pertumbuhan ekonomi menurun, dan Indonesia akan kembali gagal tinggal landas, tertinggal oleh bangsa-bangsa lain yang bergerak lebih cepat dan lebih cerdik memanfaatkan berbagai peluang,” kata Hadi.












