Hal lain siapkan kemampuan akademik disaat harus menetukan keyakinan jurusan dan level. Jangan sampai ada kuliah hanya untuk mencari ijasah, jadikan diri sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi guna menambah jaringan dan wawasan. “ Hendaknya kita jangan menjadi mahasiswa kupu – kupu yang berprilaku yang penting berangkat dan pulang kuliah “ ujarnya.
Jadikan diri mahasiswa yang pandai mengatur startegi, mampu mengali diri sendiri dan lawan serta tahu medan. Ini dipandang penting karena harus bersaing dengan ratusan ribu lawan disamping perdalam bidang ilmu yang ditemuni sehingga bisa menjadi pemenang dalam persaingan. “ Orang yang aktif yakni mereka yang mau bergerak dan mau melakukan eksekusi. Renacana sehebat apaun kalau tidak ada eksekusi tidak ada manfaatnya “ ungkap Lestari
Sementara Ketua DPD Wimnus Jateng Slamet Muridan pada wartawan menuturkan, kegiatan ini dipandang penting karena berdampak positif bagi generasi muda bangsa. Apalagi dengan perkembangan media sosial yang luar biasa. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi filter bagi pelajar, mahasiswa dan kalangan muda untuk milah antara pengaruh positif dan yang negatif.(wan/Dasuki)












