Usai menyerahkan formulir pria yang akrab disapa Mecan ini menjelaskan bahwa niatnya maju sebagai Cawawali, karena memiliki kemampuan yang bisa membuat Surabaya lebih baik lagi, terutama di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, teknologi dan bahkan mengentas kemiskinan.
“Saya punya gagasan di bidang pendidikan, kesehatan dan kemiskinan yang bisa lebih baik lagi. Tentunya tidak meninggalkan profesi saya dibidang teknologi. Semuanya saya kerjakan tanpa menyentuh anggaran APBD,” kata Mecan saat di kantor DPC PDIP Surabaya.
Mecan juga menyebut pengalaman dalam menggagas kurikulum Rintisan Sekolah Bertaraf International (RSBI), sekaligus pembuat buku elektronik, membuatnya mantab untuk mengincar posisi Cawawali.
“Saya punya keahlian yang tak dimiliki calon lainnya dan saya menghormati para senior yang sudah mendaftar Bakal Cawali-Cawawali. Tapi saya yakin program saya bisa lebih baik bahkan saya bisa mengentas kemiskinan hanya dalam tahun pertama” jelas Mecan.












