Hal ini dikarenakan almarhum Mohammad Noer yang pernah menjabat sebagai Gubernur Jatim dinilai cukup berhasil membangun Jawa Timur.
“Kami ingin keberhasilan Pak Noer terulang kembali di Surabaya,” kata Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya ini.
Adapun tokoh Madura di antaranya Nawardi (anggota DPD RI), Syamsul Arifin (anggota DPRD Jatim), KH Zahrul Azhar Asad atau Gus Hans (pengurus DPD Golkar Jatim) yang masih berdarah Madura dari bapaknya, Firman Syah Ali (keponakan dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD) dan lainnya.
Selain itu juga ada tokoh Madura yang mewakili kaum milenial seperti halnya Camelia Habibah (anggota DPRD Surabaya dari PKB), Juliana Evawati (anggota DPRD Surabaya dari PAN) dan lainnya.
Sementara itu, terkait soal dirinya yang juga dinilai layak menjadi bakal cawali maupun cawawali Surabaya, Buchori Imron menegaskan kalau dirinya cukup tahu diri, dengan alasan bahwa partai yang menaunginya itu hanya mendapatkan satu kursi di DPRD Surabaya.












