Kasubdit Peserta Didik-Direktorat Pembinaan SMK-Kemendikbud, Nur Widyani yang turut mendampingi delegasi sampai akhir kompetisi mengatakan ajang ini sangat bermanfaat tidak hanya sebagai sarana pembelajaran dan menimba wawasan serta pengalaman bagi para peserta, tetapi juga sebagai bahan masukan bagi pendamping dari instansi terkait dalam proses perumusan kebijakan di bidang ini ke depannya.
Di tengah-tengah kegiatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dan delegasi didampingi dubes melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Pendidikan Federasi Rusia, Olga Vasilyeva. Pertemuan membahas prospek dan peluang kerja sama bilateral terkait pengembangan pendidikan keterampilan vokasional kedua negara.
Menteri Pendidikan Rusia menyambut baik kerja sama bidang pendidikan, khususnya vokasional dengan Indonesia dan berjanji akan mengirimkan guru ahlinya untuk melakukan pelatihan bagi para guru sekolah kejuruan di Indonesia (training the trainer).
Indonesia sudah delapan kali turut serta pada ajang WorldSkills Comptetition sejak pertama kali pada 2005 dan menunjukkan peningkatan prestasi yang signifikan.
Pada kali pertama berpartisipasi, Indonesia mengikuti empat bidang lomba saja dan tidak memperoleh juara apapun dengan menduduki peringkat 35 dari 37 negara peserta. Akan tetapi, pada tahun 2017 berhasil meraih dua medali perak dan 12 medali kehormatan untuk 29 bidang lomba dan menduduki peringkat 16 dari 57 negara peserta.
Sebelum keberangkatan ke Rusia, delegasi Indonesia sempat melakukan audiensi dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Istana Merdeka.(wan/an)












