Pertemuan yang diadakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan WorldSkills Competition 2019 ini dihadiri oleh 40 menteri negara peserta kompetisi yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pembangunan bidang pendidikan keterampilan vokasional di negaranya masing-masing.
Dutabesar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M. Wahid Supriyadi yang turut hadir selama kegiatan berlangsung, menyambut gembira atas prestasi yang diraih delegasi Indonesia pada ajang kompetisi ini.
“Prestasi ini merupakan suatu hal yang membanggakan dan merupakan bukti bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia bersaing di tingkat dunia”, ujar Dubes Wahid.
Menurutnya peta kekuatan perekonomian dan perkembangan kemajuan pembangunan di banyak negara maju berada di tingkat menengah, yaitu para profesional kejuruan yang didukung oleh sistem pendidikan ilmu-ilmu terapan bidang keterampilan vokasional yang berkualitas.
Ajang yang diikuti oleh banyak negara maju ini dapat dimanfaatkan untuk menimba ilmu dan pengalaman dari negara peserta lainnya serta memperkuat jejaring kerja.
Sementara Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)-Kemendikbud, M. Bakrun selaku ketua delegasi Indonesia menyampaikan rasa bangganya dan mengungkapkan Indonesia saat ini sedang menuju penguatan dan peningkatan kualitas pendidikan SMK dengan adanya Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.












