Menurut Gubernur, masih dalam suasana HUT RI tahun 2019, kita masih diberi kesemaptan untuk bersinergi secara baik antara Pemprov Jatim dengan Lantamal dan jajarannya serta pemerintah Kabupaten Kota dijajaran Prov Jatim.
“Terimakasih kepada Lantamal V dan jajarannya, ini menjadi sinergitas produktif untuk meningkatkan kesejahtetaan masyarakat Jawa Timur yang salah satunya melalui karya bakti TNI AL dalam program RTLH,” terang Gubernur.
RTLH lanjutnya, harus dirubah menjadi Rutilahu (Rumah Tinggal Layak Huni), yang berarti bila sehat lahirnya, maka akan sehat pula batinnya. Dengan adanya revovasi rumah yng tidak layak huni menjadi Rutilahu ini, diharpakan adanya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir.
Sasaran dari Kerja Bakti TNI AL dalam program RTLH ini harus tepat sasaran, yaitu bagi masyarakat yang memang rumahnya tidak nyaman, tidak layak huni, tidak sehat. Begitu pula dari segi penghasilan yang masih dalam kategori yang relatif rendah. Dalam pelaksanaannya, program ini telah dikomunikasikan kepada masyarakat khususnya penerima program RTLH, bahwa program ini bukan merupakan program bedah rumah tetapi hanya berupa renovasi rumah, sehingga tidak salah pengertian dalam pelaksanaannya.
Dengan adanya program ini, diharapkan tidak hanya akan menunjang masyarakat untuk memiliki hunian yang lebih layak, tapi juga bersih untuk mendukung kesehatan masyarakat dalam pemerataan pembangunan di wilayah Jawa Timur.












