Di Bidang maritim, diantaranya proyek Shipping industrial estate di Lamongan, Shipyard and Shipbuilding di Banyuwangi Gresik, dan Lamongan, Ship spareparts seperti navigation, boat engines, ship propeller di Surabaya.
Sementara di bidang manufaktur, khususnya di bidang pengolahan dan proses, diantaranya pengolahan buah mangga di Pasuruan, Probolinggo dan Situbondo, pengolahan kelapa di Pasuruan, Probolinggo, Mojokerto, Banyuwangi dan Sumenep, pengolahan rumput laut di Sumenep, Banyuwangi, Situbondo dan Tuban.
Selain itu, pengolahan Textile and Textile Product Industry di Mojokerto, Jombang dan Pasuruan, Automotive Sparepart Industry di Pasuruan, Mojokerto, dan Jombang, Iron Steel Industry di Lumajang, Jember dan Banyuwangi, serta Marble Industry di Lumajang, Jember & Banyuwangi.
Sementara itu, pimpinan delegasi Thailand, Ms. Chutima Phumsrisawat yang juga menjabat sebagai Executive Director, Investment Service Center (BOI) mengatakan, pihaknya ingin melihat berbagai peluang investasi di Jatim.
“Kami ingin melihat dan meningkatkan kerjasama bisnis disini,tentunya kerjasama ini akan saling menguntungkan untuk Jatim dan Thailand. Jatim memiliki prospek yang sangat bagus, karena itu saya membawa para calon investor dari Thailand” katanya.












