Ia menyebutkan, situs patrolisiber.id itu juga menjadi wadah satuan kerja Polri seperti Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim, Divisi Humas, Badan Intelijen dan Keamanan serta Detasemen Khusus 88 Antiteror untuk saling bertukar informasi. Secara terpisah, Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis menyebut tantangan dan tugas Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri ke depan lebih besar karena kejahatan seperti terorisme, penipuan dan narkoba banyak dilakukan di ranah siber.
“Yang nyata saja tujuh kontainer surat suara, yang nyata saja KPU diretas, tetapi setelah anak-anak siber turun, semua adalah hoaks,” ujar dia.(ara/ziz)












