Mekkah, cakrawalanews.co- Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel di Jarwal, Mekkah, Kamis, 88 dikuti antara mengakui agak tersinggung ketika ada yang disebutnya menyerobot doa dalam prosesi pemakaman KH Maimoen Zubair di Pemakaman Ma’la.
“Kami agak tersinggung kalau dalam pemakaman Mbah Moen tiba-tiba ada yang menyerobot sebuah doa, ini agak sensitif bagi saya karena ini terkait dengan prasasti kesejarahan masa lalu,” kata Maftuh dalam sambutan acara Silaturahim NU Sedunia ke-18 di Altayseer Towers Hotel No. 1002 Lantai PR, At Taysir, Mekkah Al Mukarramah
Ia mengatakan, rangkaian prosesi dari mulai pengurusan jenazah, penghormatan terakhir, hingga pemakaman di Ma’la untuk kiai asal Rembang itu merupakan “gawe” Kedutaan Besar RI untuk Arab Saudi dan Konsulat Jenderal RI Jeddah sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia di Arab Saudi.
Untuk itu setengah bercanda di hadapan para nahdliyin termasuk tokoh ulama dan pejabat yang hadir di acara tersebut ia berkelakar jika ingin ada yang memanjatkan doa untuk Mbah Moen di tempat pemakaman harus izin kepada pihaknya terlebih dahulu.
“Yang punya gawe kemarin KBRI dan KJRI jadi kalau ada yang mau doa harus izin kita,” kata Agus Maftuh setengah berkelakar.












