Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Jatim Vitria Dewi mengatakan dari 12 kabupaten/kota yang menjadi fokus penanganan stunting, pihaknya harus mengamati sekitar 2,8 juta anak. Tetapi saat ini baru terdata sekitar 1 juta anak.
“Pengamatan itu untuk melihat tumbuh kembang anak bukan hanya melihat tinggi dan berat badan anak, tetapi juga harua diamati lingkar kepala, panjang badan anak juga,” katanya.
Saat ini, Dinkes Jatim telah meminta posyandu untuk segera melengkapi pemeriksaan ini untuk mendapat lebih banyak data anak yang perlu diamati.
“Posyandu sudah kami minta melengkapi pemeriksaan ini. Sebab stunting di Jatim lebih tinggi dibanding provinsi lain,” ujarnya.(wan/ant)












