“Saya coba mencari solusi di daerah Pandeglang yang mampu menurunkan angka stunting dengan cepat. Tapi ternyata di tiap daerah juga harus memberikan treatmen dan pendekatan yang berbeda,” katanya.
Di Pandeglang, kata Emil, masalah utama warga sehingga angka stunting tinggi adalah konsumsi susu kental manis untuk anak. Namun saat sudah disosialisasikan mengkonsumsi susu yang benar angka stunting berkurang.
Emil menuturkan pilot project yang dilakukan sebagai tindak lanjut kerja sama nanti akan melibatkan spesialis anak agar bisa mendeteksi dan menangani anak stunting dengan baik. Selain otu PKK juga didorong mendukung program ini.
“Selain itu dana desa bisa dimanfaatkan untuk menunjang fasilitas agar bisa mengurangi stunting di daerahnya. Itu nggak besar kok,” ucapnya.












