Di sisi lain, Direktur Pencapresan DPP PKS, Suhud Alynudin menilai, pertemuan Prabowo dan Megawati sebagai silaturrahmi politik biasa. Namun menurutnya, pascakoalisi pengusung Prabowo-Sandi dibubarkan, Parpol bebas menentukan sikap politiknya.
“Sikap politik PKS akan ditentukan saat sidang Majelis Syuro PKS sebagai lembaga tertinggi pengambil kebijakan partai. Kepentingan kami yang terpenting saat ini adalah bagaimana agar transisi demokrasi di Indonesia tidak setback, semua pihak harus merasa bertanggungjawab,” ungkapnya.
Meski keputusan soal sikap PKS akan ditentukan saat sidang Majelis Syuro, menurut Suhud, suara di internal PKS cenderung menginginkan partai tersebut menjadi oposisi.
“Memang suara internal PKS dan juga aspirasi masyarakat yang masuk lebih banyak yang menginginkan PKS berada di luar pemerintahan,” ucap Suhud.(dtc/ziz)



