Sohibul mengatakan, pola koalisi masih cair dan sangat acak. Apalagi, dengan adanya pilkada serentak pada 2020 mendatang.
“Apalagi tahun depan juga ada 270 pilkada serentak. Konstelasinya dipastikan tidak akan sama dengan nasional, akan sangat cair dan pola koalisinya pun acak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera menyebut, pernyataan Megawati soal tak ada koalisi dan oposisi sebagai ajakan untuk kembali rukun. Namun, Mardani menegaskan dirinya ingin tetap menjadi oposisi.
“Tapi untuk membangun bangsa yang besar ini perlu ada keseimbangan kekuasaan. Pemerintah tidak perlu koalisi karena pemenangan pemilu sudah mendapat otoritas luar biasa, tapi publik perlu oposisi yang kuat. Justru oposisi itulah yang menjalin ada check and balances system. Jadi saya pribadi tetap #KamiOposisi,” tegasnya.



