Dalam kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Advokasi Sadar Autis (ASA) dan Layanan psikologi Bijaksana itu Wiwit menyampaikan kebutuhan-kebutuhan anak autis. Terutama yang hadir dari keluarga tidak mampu.
“Karena terapi bagi autisme memerlukan anggaran yang sangat besar dan belum diakomodir secara maksimal dan pemahaman kepada masyarakat yang belum memahami perilaku autisme perlu ditingkatkan, sehingga pelibatan Penyuluh Hukum sangat penting dalam acara ini,” terangnya.(wan/jnr/afr/s)



