“Sebelumnya sudah ada Islam Nusantara ala NU, lantas ada Islam Berkemajuan ala Muhammadiyah, dan kini ada Islam Wasatiyyah dari MUI. Ketiganya memiliki visi yang sama,” katanya.
Konsep Islam Wasatiyyah, lanjutnya, saat ini sedang hangat dibicarakan di dunia internasional karena Wasatiyyah memang tak mudah diterjemahkan dari sisi kebahasaan.
Prinsip Islam Wasatiyyah, adalah prinsip jalan tengah, jalan lurus dan moderat. “Tentu jalan tengah ini bertumpu pada tauhid. Wasatiyyah berarti menolak segala bentuk ekstrimisme dan Thoghut (melampaui batas),” katanya.
Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Agama, Menteri Sekretaris Kabinet, Gubernur Jatim Dr H Soekarwo beserta Dra Hj Nina Soekarwo, Wakil Gubernur Jatim Gus Ipul dan Ny Hj Fatma Saifullah Yusuf, tokoh agama, Ketua MUI Jatim KH Abdussomad Buchori serta beberapa ulama, pejabat, dan tokoh masyarakat lainnya.(hms/mnhdi)












