Saat ini, petugas gabungan telah dikerahkan menuju lereng Gunung Panderman untuk memadamkan api. Upaya pemadaman ini antara lain melibatkan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, TNI, Polri, Perhutani, Brantas Rescue, PMI, LMDH, dan para relawan. Mereka bergerak ke petak 227 yang mengalami kebakaran hebat.
“Kami telah melakukan rapat koordinasi di Pos Pendakian Gunung Panderman. Penanganan difokuskan pada penyelamatan para pendaki,” ujar Rochim.
Kegiatan pendakian sudah ditutup total sejak terjadinya kebakaran hutan. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya korban jiwa akibat kebakaran tersebut.
Selanjut, menurutnya, petugas gabungan terus bersiaga untuk mengantisipasi merembetnya api yang membakar hutan ke wilayah permukiman warga. Berbagai upaya akan dilakukan, termasuk membuat sekat pembatas agar api tidak meluas.
“Upaya pemadaman akan mulai dilakukan Senin (22/7/2019), dengan mengutamakan hutan produksi. Hal ini dilakukan untuk mencegah api semakin membesar, karena getah pinus yang mudah terbakar,” tuturnya.(dtc/ziz)












