“Saat ini baru monitoring dan proses diusulkan SK tanggap darurat, sekaligus sebagai persiapan administrasi, baru kemudian baru bisa dilakukan droping,” jelasnya.
Khusus menghadapi musibah kekeringan pada musim kemarau tahun ini, BPBD Blora telah menyiapkan sebanyak 1.100 tangki air bersih atau sekitar 5,5 juta liter air. Jika dibanding tahun sebelumnya, jumlah ini mengalami kenaikan dari yang hanya 500 tangki.(dtc/ziz)



