Indeks

Underpass Mayjend Sungkono Angkat Ekonomi Surabaya

×

Underpass Mayjend Sungkono Angkat Ekonomi Surabaya

Sebarkan artikel ini
Keberadaan Underpass Mayjend Sungkono mampu mengurai kepadatan lalu lintas

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, jalur underpass tersebut memiliki panjang hingga 450 meter dan lebar jalur 16,8 meter. Sementara itu untuk kelandaian jalan sekitar 3 persen dan jarak lantai jalan ke overpass 4,2 meter.

”Meski sempat terkendela beberapa faktor seperti kondisi cuaca hujan dan adanya jaringan pipa PDAM, namun underpass bisa diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajad menambahkan, sebelum dibangun underpass, bundaran Satelit memiliki empat titik simpang, namun kini hanya ada dua simpang. Titik simpang yang berkurang, meminimalkan jumlah traffic light. Hal itu membuat waktu tempuh makin singkat. Sebelumnya, untuk menuju Jalan HR Muhammad dari Jalan Mayjend Sungkono dibutuhkan waktu tempuh 10 menit. Kini, hanya membutuhkan waktu dua menit.

Underpass ini bisa mengurangi 51,4 persen panjang antrean pada simpang bundaran Satelit. Otomatis, kemacetan juga bakal berkurang,” ungkapnya.

Menyambut dibukanya underpass, Dishub Surabaya juga telah melakukan konsep manajemen dan rekayasa lalu lintas operasional Kawasan Underpass Satelit Jalan Mayjend Sungkono. Pelebaran telah dilakukan di Jalan Mayjend Sungkono dan Jalan HR. Muhammad untuk memberikan jalan masuk bagi kendaraan menuju underpass. Tujuannya, menghindari antrean kendaraan yang hendak melalui underpass atau overpass. Irvan juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang empat buah titik kamera CCTV di lokasi tersebut. (adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *