Proyek-proyek besar rekonstruksi Jalan Nasional di Jawa Timur antara lain jalur ke arah Malang sepanjang 15 kilometer, juga jalur di Lamongan sepanjang 12 kilometer. Lainnya ada di Krian, Tuban, serta jalur Probolinggo-Situbondo.
“Pekerjaan rekonstruksi itu kurang lebih baru 10-20 persen. Jadi sisanya sekitar 80 persen kami kerjakan setelah H+10 lebaran. Sesuai imbauan, itu tidak boleh kami kerjakan. Nanti setelah H+10 lebaran kita rekonstruksi besar-besaran,” katanya.
Meski baru 20 persen yang sudah direkonstruksi, Ketut menjamin jalur-jalur utama Jalan Nasional di Jatim sudah nyaman dilewati pengguna jalan pada saat lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.
Dia menargetkan, sebelum 26 Mei mendatang, setidaknya sudah tidak ada jalan berlubang di sepanjang jalur utama Jalan Nasional demi kelancaran arus mudik lebaran.



