Meymura menceritakan dimana pada awal bulan Mei ada oknum petugas Pemkot dalam hal ini Disparta Kota Surabaya telah mengambil alat musik gamelan milik pekerja seni dengan alasan yang tidak jelas.
Untuk itu, kami berharap dewan bisa membantu seniman THR ini, agar Pemkot Surabaya tidak arogan.
“Pemkot Surabaya sudah arogan dengan seniman.” ungkap Meymura.
Sementara itu, saat menerima perwakilan dari aksi tersebut, Ketua DPRD Kota Surabaya, Armuji menilai, tindakan Pemkot Surabaya sudah sangat arogan dengan mengambil alat musik gamelan milik pekerja seni di Taman Hiburan Rakyat (THR).











