Menurut dia, anak-anak buruh yang sudah di kelas 3 SMP atau MTS bisa memanfaatkan kuota khusus 5 persen ini untuk masuk SMA/SMK negeri.
“Para anak buruh dan difabel ini akan diprioritaskan untuk bisa masuk SMA/SMK negeri di Jatim. Kuota khusus ini akan diluncurkan besok saat Hardiknas,” ucapnya.
Dengan adanya kuota masuk SMA/SMK negeri, kata dia, maka akan mempermudah para anak buruh atau pekerja tidak mampu untuk mengakses pendidikan berkualitas.



