Aneka tanaman dan buah eksotis asal Banyuwangi juga turut dipamerkan dalam kegiatan ini, mulai dari padi hitam, durian merah, nangka merah dan semangka merah dan kuning nonbiji.
Selain itu, juga ada hamparan bunga-bunga cantik warna warni yang menjadi spot swafoto instagrammable.
Menurut Anas, selain menjadi ruang pamer pertanian, ajang ini juga ingin menunjukkan kepada khalayak beragam teknik tanam modern yang bisa diadopsi masyarakat.
“Semua tanaman di lahan agro expo ini ditanam dari bibit hingga tumbuh besar bahkan berbuah sejak tiga bulan terakhir. Di sini kami ingin menunjukkan bahwa dengan cara tanam dengan teknik yang tepat, berkebun dan bercocok tanam itu bisa dilakukan siapapun dan kapan pun, ayo jangan ragu-ragu berkebun dengan mengoptimalkan lahan yang ada,” ujar Anas.
“Misalnya mau bikin kebun di pekarangan rumahnya, bisa langsung konsultasi. Mau ternak lele, tanam padi, kembangkan jeruk atau buah naga, bisa langsung tanya, dan termasuk kalau mau memeriksakan hewan peliharaan, kita siapkan dokter hewan,” katanya.
Agro expo juga semakin menarik, karena dilengkapi dengan arena edukatif dan tempat bermain untuk anak-anak, serta ada atraksi memberi makan untuk kelinci, sangkar burung raksasa dan pameran aneka reptil.












