“Wilayah dengan potensi paktik politik uang yang utama ada di empat kabupaten di Pulau Madura. Itu harus dijadikan atensi terkait praktik politik uang di Madura,” ujar dia.
Sayangnya, pihaknya tidak menyebut siapa saja aktor-aktor yang terlibat melakukan praktik politik uang dan mengarahkan pemilih untuk mendukung calon yang sudah diarahkan si aktor tersebut. Menurut Aang, hasil identifikasi yang dilakukan di setiap daerah berbeda-beda.
“Kami tidak enak untuk nyebut profesinya, tapi aktor-aktornya sudah kami petakan sebulan sebelum hari H pencoblosan,” pungkasnya.(kcm/ziz)












