Masih menurut Edi, memang begini, ketika pembangunan semakin meningkat otomatis NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) semakin naik. Saya yakin adanya kenaikan NJOP semua pasti senang lah. Dengan nilai tanah tinggi dan sebagainya.
“Tetapi, berdampak pada pembayaran PBB itu. Dampaknya pada mereka yang tidak produktif, mereka yang tidak punya usaha dan sebagainya. Walaupun NJOP naik tapi mereka tidak punya usaha, inikan kasihan mereka. Jadi secara otomatis PBB naik dilihat dari NJOP nya,” papar Edi.
Lanjut politisi Partai Hanura, kalau pakai sistem zona, ya kasihan juga kalau daerah pojokan sama dengan daerah depan, daerah tengah sama dengan yang di depan, dan itu yang harus benar-benar kita kaji. Untuk program pemkot kan cuma penghapusan denda.



