Pelaksanaan program ini dilakukan oleh kelompok kerja yang terdiri dari berbagai unsur mulai dari staf Puskesmas, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), staf kantor urusan agama (KUA), hingga Kader PKK. “Mereka akan melakukan pendampingan berbagai program untuk masyarakat seperti bina keluarga dengan sasaran balita, lansia dan pelatihan kewirausahaan,” tutur Zen.
Misalnya saja untuk Kampung KB Dusun Rembang dilakukan pelatihan pembuatan makanan kering berbahan dasar ketela dan gula aren yang menjadi salah satu potensi desa, pengolahan beras ketan menjadi aneka panganan, juga membuka jaringan pemasaran buah jeruk yang menjadi salah satu potensi desa.
Kampung ini nanti juga diintegrasikan dengan pelayanan kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga Pos pelayanan Terpadu (Posyandu). “Ini akan memperkuat ketahanan keluarga hingga di level desa. Bekerja sama denga Posyandu, akan ada pemeriksaan kesehatan anak, orang lanjut usia, serta konseling,” jelas Zen. (jnr/wan/hjr)













