Mantan Bupati Trenggalek itu menegaskan, pembahasan RPJMD menjadi sangat penting untuk menyusun program selama lima tahun ke depan. Bahkan ia menargetkan penilaian SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) Jatim bisa meraih nilai AA.
“Penilaian AA hanya dimiliki Jogja (Provinsi DIY). Tapi saya optimistis dengan bantuan dari OPD tahun ini kita bisa dapat AA juga selama kita berusaha memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada,” tegasnya.
Ia memisalkan saat dirinya menjabat Bupati Trenggalek. Di awal menjabat penilaian SAKIP Pemkab Trenggalek baru meraih nilai C minus. Namun di bawah kepemimpinannya berhasil meraih nilai BB. Dengan dasar itu, ia mengaku optimistis Jatim dari nilai A bisa meraih AA.












