
Surabaya, cakrawalanews.co – Kalangan legislative Kota Surabaya mendorong Pemkot Surabaya mengeluarkan kebijakan baru terkait penanganan SMA/SMK. Kebijakan itu bisa dikemas dengan Kartu Surabaya Pintar (KSP).
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Junaedi menjelaskan, KSP ini nanti menyasar warga miskin yang butuh biaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA/SMK. Sebab, biaya SMA/SMK sejak penanganannya diambil alih pemerintah provinsi tidak gratis lagi.
“Saya memberi masukan ke Pemkot agar membuat Kartu Surabaya Pintar bagi warga tidak mampu untuk SMA dan SMK,” ujarnya, Selasa (19/2).












