Hasil survei yang dirilis oleh SSC berdasarkan pada survei yang dilaksanakan mulai 20-31 Desember 2018 di 31 Kecamatan di Kota Surabaya.
Riset yang dilakukan menggunakan 1000 responden melalui teknik stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih sebanyak 3.1 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Macet dan banjir, seringkali menjadi keluhan utama bagi masyarakat Kota Surabaya. Banjir dan macet, menjadi pembenahan yang perlu segera diberi solusi bagi para responden.
20.5 persen responden memandang hal itu (banjir dan macet) perlu untuk diperhatikan bagi Wali Kota Surabaya yang akan datang.
Di posisi kedua, 18.2 persen responden menganggap bahwa pembangunan infrastruktur perlu untuk menjadi fokus pembangunan. Infrastruktur ini, menurut mereka.
“Terutama jalan,” kata peneliti SSC, Elis Yusniawati.



