Sektor kriminalitas pun, lanjut Elis, juga menjadi sorotan bagi responden.
“14.6 persen responden menganggap ini sebagai PR Pemkot Surabaya,” jelasnya.
“Di posisi keempat, akses bantuan pendidikan dan pengobatan gratis dianggap 13.8 persen responden sebagai hal yang butuh perhatian. Lalu sebanyak 10 persen menyatakan perlu adanya perhatian di sektor lapangan kerja,” tambah Elis.
Menariknya, meskipun sudah dikenal sebagai Kota Taman, Elis turut memaparkan jika 7.5 persen responden menganggap masalah kebersihan dan keindahan kota masih menjadi PR bagi Pemkot Surabaya.
“Selain itu, masih ada 2.6 persen yang menjawab lain-lain dan 12.8 persen menjawab tidak tahu atau bahkan tidak menjawab,” pungkasnya.(rur)












