Untuk layanan seks, oleh sang mucikari VA dan AF diduga dipatok tarif Rp80 juta dan Rp25 juta, bagi para pelanggannya.
“Mereka diduga melakukan transaksi elektronik yang mengarah pada kegiatan pelecehan seksual,” kata Arman.
Sponsor
Polisi menduga VA dan AF juga telah bolak-balik Jakarta-Surabaya untuk melayani pelanggan. Arman juga menyebutkan penyelidikan terhadap keduanya juga sudah berlangsung selama satu bulan.
Hingga kini, pihak penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim terus melakukan pemeriksaan intensif kepada sejumlah orang yang diamankan. Termasuk dua artis ibu kota tersebut.(rur)














