Cakrawala JatimCakrawala NewsCakrawala PendidikanCakrawala Surabaya

Pemprov Jatim Gandeng Komdigi Perkuat Talenta Digital dan Sertifikasi AI Bagi Siswa

×

Pemprov Jatim Gandeng Komdigi Perkuat Talenta Digital dan Sertifikasi AI Bagi Siswa

Sebarkan artikel ini
​Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
​Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

Cakrawalanews.co- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Dinas Pendidikan resmi memulai sosialisasi pengembangan talenta digital yang berfokus pada kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Langkah strategis yang dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026 ini bertujuan untuk memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Jawa Timur agar lebih kompetitif di kancah global.

Sosialisasi ini menyasar para Kepala Cabang Dinas, Kepala Sekolah, serta guru-guru dari jenjang SMA, SMK, dan SLB di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.

​Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital, khususnya AI dan Big Data, merupakan kebutuhan mendesak di era sekarang.

Meski dinamika lapangan kerja secara umum sedang mengalami perubahan, Gubernur menekankan bahwa peluang kerja di sektor digital justru diprediksi akan terus meningkat pesat dalam rentang tahun 2025 hingga 2030.

Oleh karena itu, penting bagi ekosistem pendidikan untuk mengonfirmasi dan menyesuaikan program pembelajaran dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

​Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini, Pemprov Jatim akan menyinergikan peran berbagai instansi seperti Dinas Pendidikan, Kominfo, BPSDM, hingga Dinas Tenaga Kerja.

Koordinasi lintas sektor ini dianggap krusial agar lulusan sekolah di Jawa Timur memiliki kompetensi yang sesuai (matching) dengan standar yang diminta oleh perusahaan atau pelaku industri.

Upaya ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan tuntutan pasar kerja masa depan.

​Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Said Mirza Pahlevi, menyatakan kesiapannya untuk mendukung program ini melalui penyediaan platform pelatihan mandiri atau Self-Paced Learning.

Model pembelajaran daring ini dipilih agar pelatihan dapat dijangkau secara masif oleh masyarakat luas. Komdigi menargetkan jumlah peserta tahun ini dapat melampaui capaian nasional tahun 2025 lalu yang telah diikuti oleh sekitar 200 ribu orang, dengan Jawa Timur sebagai salah satu lumbung peserta terbesar.

​Implementasi program ini nantinya akan menggabungkan pembelajaran tatap muka di kelas dengan materi daring yang fleksibel bagi siswa SMA dan SMK.

Guna menjamin kualitas dan daya saing para siswa, seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan program akan mendapatkan sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut akan menjadi bukti kepemilikan standar keahlian industri, sehingga para lulusan memiliki nilai tawar yang tinggi saat memasuki dunia kerja profesional.( ar/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *