Begitu pula, Jonan memastikan, pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di area terdampak Banten maupun Lampung tidak ada masalah.
“Pertamina sempat melaporkan ada saluran pipa yang tersumbat untuk pasokan BBM di wilayah Banten. Tapi sekarang sudah bisa diatasi dengan dialihkan ke saluran pipa lainya,” ucapnya.
Gelombang tinggi menyerupai tsunami akibat letusan Gunung Anak Krakatau menerjang Selat Sunda pada Sabtu malam, 22 Desember, memporakporandakan daratan di wilayah Banten dan Lampung.
Terdata hingga pukul 07.00 WIB tadi pagi, bencana itu telah menyebabkan 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka dan 57 orang hilang. Selain itu 11.687 warga di wilayah Banten dan Lampung yang rumahnya tersapu gelombang harus mengungsi. (wan/ant)



