“Pertunjukan ini tidak membagi cerita kecuali dimaksudkan untuk mencari landasan baru terciptanya kesenian urban (urban art,red).Mencoba menjawab tantangan warga kota agar seni tidak dipersepsi sebagai sebuah kesia-siaan yang membebani tapi menjadi potensi yang berkontribusi terhadap perkembangan sebuah kota,” jelas Wali.
Terpisah, Ketua Bengkel Muda Surabaya Heroe Budiarto menuturkan, meski di tengah-tengah arus global, sebagai insan yang menggeluti di bidang seni dan budaya harus selalu terbuka, waspada dan lebih giat belajar serta mengasah kepekaan sosial. Kendati muncul istilah industri kreatif, badan ekonomi kreatif, revolusi indutri kreatif 4.0 dan masih banyak istilah seabrek lainnya.



