Berita UtamaCakrawala Surabaya

Cerita Pilu Korban Tewas Insiden ‘Surabaya Membara’

×

Cerita Pilu Korban Tewas Insiden ‘Surabaya Membara’

Sebarkan artikel ini
Foto: Ist

Sekira pukul 01.15, datang dua pria dan seorang perempuan muda ke RSUD dr Soetomo. Mereka langsung masuk ke kamar jenazah. Setelah wajah korban disingkap, pecah lah tangis si perempuan muda, Herlin Wijayanti. Si jenazah rupanya sang adik, Helmi. Herlin bahkan hampir pingsan.

Ayah korban, Harijanto (69), mengatakan Helmi pamit menonton drama Surabaya Membara setelah maghrib. Dari Karang Tembok, bungsunya itu berjalan kaki ke Tugu Pahlawan bersama teman-temannya. “Karena tak pulang-pulang, saya cari, terus ada informasi kejadian itu, saya lalu ke PHC,” tandasnya.

Di PHC, lanjut Harijanto, petugas mengabarkan ada korban meninggal dunia dengan label Mr X dan dibawa ke RSUD dr Soetomo. Berangkatlah dia ke rumah sakit pelat merah itu. Ternyata benar, jenazah Mr X tersebut adalah anaknya.

“Tidak ada firasat apa-apa, cuma saya kok merasa lemas saat anak saya berangkat, seperti mau mati,” ujarnya.

Kepolisian masih menyelidiki insiden maut tersebut. Olah tempat kejadian perkara dan permintaan keterangan sejumlah saksi sudah dilakukan, termasuk keterangan dari pihak panitia penyelenggara.

“Wawancara sudah kami lakukan terhadap penyelenggara,” kata Kepala Polrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan.(viv/rur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *