Sebenarnya, kata Hendra, yang menjadi target KFC bukan semata-mata pada penurunan pemakaian sedotan tetapi meningkatnya kesadaran konsumen tidak memakai sedotan saat minum di kafe maupun restoran. Jika kesadaran ini diawali dari gerai KFC, maka konsumen berada di kafe atau restoran lainnya juga bersikap hal yang sama tidak menggunakan sedotan kecuali benar-benar dibutuhkan.
”Gerakan yang dilakukan KFC Indonesia ini, ternyata mampu menggerakkan KFC di luar Indonesia seperti di Singapura, Hong Kong, Jepang. Bahkan brand juga ikut melakukan gerakan serupa,” pungkasnya. (rur)












