“Saat ini 630 gerai KFC di seluruh Indonesia tidak menyediakan lanhsung sedotan plastik dengan menghilangkan dispenser sesotan dan mengajak seluruh konsumen untuk tidak menggunakannya kecuali sangat membutuhkan,” tegas Hendra Yuniarto, General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia, saat dijumpai dalam kesempatan yang sama.
Gerakan ini, lanjut Hendra, merupakan bentuk komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dimana KFC mengajak konsumen untuk turut peduli kepada keselamatan laut dan kehidupannya dengan menolak sedotan plastik sekali pakai saat memesan minuman di restoran KFC atau dimanapun mereka menikmati minuman.
“Sampai akhir tahun ini, KFC menargetkan penggunaan sedotan akan turun hingga hingga 54% di 630 gerai di seluruh Indonesia. Dengan menjadikan gerakan ini menjadi gerakan nasional KFC Indonesia, kami berharap dapat semakin mengurangi penggunaan sedotan plastik dan berkontribusi dalam penyelamatan laut Indonesia,” imbuhnya.
Hendra lantas mengungkapkan, sejak dilaksanakan gerakan #Nostrawmovement di KFC di enam gerai pada Mei hingga akhir tahun 2017, lalu meluas ke 233 gerai KFC di wilayah Jabodetabek sejak akhir tahun 2017, pemakaian sedotan plastik di gerai KFC secara bertahap mengalami penurunan hingga 45 persen di setiap gerainya.












