“Paling parah kerusakan di Kota Palu. Kerusakan paling parah disebabkan oleh terjangan tsunami,” tuturnya.
Dari seluruh korban, 969 jenazah dimakamkan secara massal dan 1.076 dimakamkan oleh pihak keluarga.
“Korban semua sudah dimakamkan karena korban yang ditemukan sudah mulai tidak baik, sudah mulai menimbulkan bau,” tuturnya.
Sementara, BNPB mencatat sebanyak 10.679 korban mengalami luka-luka, dengan rincian 2.549 korban luka berat dan 8.130 korban luka ringan.



