Usai bertemu rektor, Syam mengatakan pihaknya memiliki mimpi bisa S2 di Swedia.
“Ada universitas impian saya, Lund University yang saya ingin ambil, studi tentang pembangunan. Saya juga membuka peluang-peluang yang mungkin bisa saya ambil. Tawaran pak rektor untuk studi di S2 adalah kehormatan luar biasa bagi saya. Insha Allah akan saya pertimbangkan, “ujarnya.
Selama kuliah di UNAIR dirinya mendapatkan banyak hal, ilmu yang bermanfaat serta kesempatan dikelilingi orang hebat bapak ibu dosen dan teman-teman. “Dari semester 1 sudah mengatur timeline perkuliahan. Semester 1-2 saya gunakan untuk beradaptasi dengan lingkungan kampus. Aktif di organisasi Mapanza, AUBMO (Organisasi Bidikmisi UNAIR), selanjutnya berusaha aktif di luar kampus. Tahun 2015 menjadi koordinator VEDHA (Viva Education of Drugs and HIV-AIDS) Jawa Timur, “tambahnya. (jn/ mad)












